Hari ini, tanggal 3 maret 2011. Saya dan teman-teman Craxi Savier turun ke sekolah dalam suasana kaka kelas yang sedang tryout. Apa kita mau ikut TO juga ? Oh, jelas tidak :) kami akan melakukan percobaan yang berhubungan dengan Hukum Archimedes. Sebelum masuk ke dalam inti dari percobaan kami, saya akan membahas terlebih dahulu apa itu Hukum Archimedes.
Hukum Archimedes mengatakan bahwa " Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."
Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara, karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda memiliki berat yang sesungguhnya.
1. Terapung
Untuk dapat terapung,
suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih kecil daripada massa jenis air. Benda dikatakan terapung jika sebagian atau seluruh bagiannya berada di atas permukaan cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke atas, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih besar daripada gaya berat (w).
2. Melayang
Untuk dapat melayang,
suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis yang sama dengan massa jenis air. Benda dikatakan melayang jika seluruh bagiannya berada di dalam cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda tidak akan bergerak ke atas ataupun ke bawah (melayang) , sehingga gaya ke atas (Fa) sama dengan gaya berat (w).
3. Tenggelam
Untuk dapat tenggelam, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih besar daripada massa jenis air, maka benda akan mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol. Benda dikatakan tenggelam benda berada di dasar wadah atau tempat cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke bawah sampai menyentuh dasar wadah cairan dan tetap berada di dasar, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih kecil daripada gaya berat (w).
Pada percobaan kali ini, bahan yang kami pakai adalah :
Air, garam, gula, merica (dengan merek Ladaku), Vetsin (dengan merek Ajinomoto), gula jawa, asam kamal, minyak goreng (dengan merek NN alias no name, supaya lebih enak sebut saja minyak jelantah :D ), telur ayam mentah, telur itik rebus, sendok
 |
| alat dan bahan yang digunakan |
Hasil percobaan kami adalah :
Jenis Air | Telur Ayam Mentah | Telur Itik Rebus |
Air saja | Tenggelam | Tenggelam |
Air + Garam | Melayang | Tenggelam |
Air + Gula | Tenggelam | Tenggelam |
Air + MSG (Vetsin) | Tenggelam | Tenggelam |
Air + Merica | Tenggelam | Tenggelam |
Air + Gula Jawa | Tenggelam | Tenggelam |
Air + Asam Kamal | Tenggelam | Tenggelam |
Air + Minyak Goreng | Tenggelam | Tenggelam |
Fotonya :
 |
| air saja |
 |
| air + garam |
 |
| keadaan telur ayam mentah yang ada dalam air + garam |
 |
| air + gula |
 |
| air + vetsin |
 |
| air + merica |
 |
| air + gula jawa |
 |
| air + asam kamal |
 |
| air + minyak goreng |
Kesimpulan dari hasil percobaan kami kali ini adalah :
Sesuai dengan Hukum Archimedes yang sudah saya jelaskan di atas, yaitu
" Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."
Tetapi ada pula pengaruh massa jenis dalam percobaan kali ini, terlihat saat percobaan dengan menggunakan air + garam, telur ayam yang mentah menjadi terapung. Adanya kadar garam dalam air, membuat suatu benda terapung di permukaan.