Tampilkan postingan dengan label tenggelam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tenggelam. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2011

Percobaan Fisika 2

Hari ini, kami sekelas mengulangi lagi percobaan fisika yang berkaitan dengan Hukum Archimedes dan Massa Jenis. Alat -alat yang kami gunakan dalam percobaan kali ini adalah : telur ayam mentah, telur ayam rebus, gelas, air keran, merica (merek Ladaku), vetsin (Ajinomoto), gula, asam kamal, gula jawa, garam, dan 2 sendok makan.
bahan-bahan yang digunakan
Berikut adalah tabel hasil percobaan kami tadi :

Jenis Air
Telur Ayam Mentah
Telur Ayam Rebus
Air saja
Tenggelam
Tenggelam
Air + Garam
Terapung
Melayang
Air + Gula
Tenggelam
Tenggelam
Air + Vetsin
Tenggelam
Tenggelam
Air + Merica
Tenggelam
Tenggelam
Air + Gula Jawa
Tenggelam
Tenggelam
Air + Asam Kamal
Tenggelam
Tenggelam


Berikut adalah foto-foto percobaan :
air saja
air + garam
kedua telur mengapung pada air + garam
telur mentah dalam air + garam
telur mentah dalam air + garam
air + gula

air + vetsin

air + merica
air + merica

air + gula jawa
air + gula jawa
air + asam kamal

Kamis, 03 Maret 2011

Percobaan Fisika (Hukum Archimedes dan Massa Jenis)

Hari ini, tanggal 3 maret 2011. Saya dan teman-teman Craxi Savier turun ke sekolah dalam suasana kaka kelas yang sedang tryout. Apa kita mau ikut TO juga ? Oh, jelas tidak :) kami akan melakukan percobaan yang berhubungan dengan Hukum Archimedes. Sebelum masuk ke dalam inti dari percobaan kami, saya akan membahas terlebih dahulu apa itu Hukum Archimedes.

Hukum Archimedes mengatakan bahwa " Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."


Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara, karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda memiliki berat yang sesungguhnya.

1. Terapung
Untuk dapat terapung, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih kecil daripada massa jenis air. Benda dikatakan terapung jika sebagian atau seluruh bagiannya berada di atas permukaan cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke atas, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih besar daripada gaya berat (w).

2. Melayang
Untuk dapat melayang, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis yang sama dengan massa jenis air. Benda dikatakan melayang jika seluruh bagiannya berada di dalam cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda tidak akan bergerak ke atas ataupun ke bawah (melayang) , sehingga gaya ke atas (Fa) sama dengan gaya berat (w).

3. Tenggelam
Untuk dapat tenggelam, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih besar daripada massa jenis air, maka benda akan mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol. Benda dikatakan tenggelam benda berada di dasar wadah atau tempat cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke bawah sampai menyentuh dasar wadah cairan dan tetap berada di dasar, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih kecil daripada gaya berat (w).

Pada percobaan kali ini, bahan yang kami pakai adalah :

Air, garam, gula, merica (dengan merek Ladaku), Vetsin (dengan merek Ajinomoto), gula jawa, asam kamal, minyak goreng (dengan merek NN alias no name, supaya lebih enak sebut saja minyak jelantah :D ), telur ayam mentah, telur itik rebus, sendok
alat dan bahan yang digunakan


Hasil percobaan kami adalah :

Jenis Air
Telur Ayam Mentah
Telur Itik Rebus
Air saja
Tenggelam
Tenggelam
Air + Garam
Melayang
Tenggelam
Air + Gula
Tenggelam
Tenggelam
Air + MSG (Vetsin)
Tenggelam
Tenggelam
Air + Merica
Tenggelam
Tenggelam
Air + Gula Jawa
Tenggelam
Tenggelam
Air + Asam Kamal
Tenggelam
Tenggelam
Air + Minyak Goreng
Tenggelam
Tenggelam


Fotonya :

air saja
air + garam
keadaan telur ayam mentah yang ada dalam air + garam

air + gula


air + vetsin
air + merica

air + gula jawa

air + asam kamal

air + minyak goreng
Kesimpulan dari hasil percobaan kami kali ini adalah :
Sesuai dengan Hukum Archimedes yang sudah saya jelaskan di atas, yaitu " Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."
Tetapi ada pula pengaruh massa jenis dalam percobaan kali ini, terlihat saat percobaan dengan menggunakan air + garam, telur ayam yang mentah menjadi terapung. Adanya kadar garam dalam air, membuat suatu benda terapung di permukaan.

Rabu, 02 Maret 2011

Mengapa Laut Mati Mempunyai Daya Apung yang Sangat Besar ?

Laut Mati. Laut Mati adalah danau asin (dinamakan laut karena panjangnya yang mencapai 76 km dan lebarnya 16 km) yang membujur di daerah antara Israel, Daerah Otoritas Palestina dan Yordania,berada di 417,5 meter di bawah permukaan laut, yang merupakan titik terendah permukaan bumi.

Keadaan di laut mati bukan seperti namanya yang sangat mengguncang hati, di sana tidak ada mayat-mayat, tidak ada efek suara horror, tidak ada suasana ghoibnya. Tetapi dinamakan laut mati, karena kadar garam yang tinggi menyebabkan mahkluk laut tidak ada yang bisa hidup di dalam perairan tersebut. Bayangkan saja, bagaimana kalau misalnya ada ikan yang hidup di situ, tentu saja ikannya ga bisa berenang, yang ada ikannya mengapung ke permukaan air :D dan matilah diaa.

Kadar garam yang ada di laut mati ini memang sangat cocok untuk orang yang hanya bisa berenang dengan gaya batu. Tanpa takut tenggelam dan pulang hanya membawa nama, di laut mati ini tidak akan tenggelam. Kadar garam di laut mati mencapai 31,5 % (yang berarti 9 kali lipat dari kadar garam laut normal, yang sekitar 3,5 %). Karena kadar salinitas nya yang tinggi maka sodara-sodara sekalian dapat mengapung.


mengapung di laut mati

garam di laut mati


 

Louisa Gusni Maygrecia Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template