Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Efek Nitrogen yang Dialami Seorang Penyelam (Diver)

Pernah terpikirkan gak kalau ternyata nitrogen memiliki efek yang berbahaya bagi seorang penyelam ?
MySpace
Berbahaya gimana nih maksudnya ?
Ternyata, tabung gas yang digunakan untuk menyelam ada tiga macam campurannnya, yaitu nitrogen-oksigen, helium-oksigen, dan campuran ketiganya.
Ketika seorang penyelam menyelampada kedalaman lebih dari 30 meter, nitrogen akan lebih mudah larut di dalam darah dan dapat menyebabkan "keracunan nitrogen" dengan gejala seperti mabuk alkohol. MySpace
Menyelam dengan kedalaman lebih dari 100 meter akan mengakibatkan hilangnya kesadaran, kebutaan bahkan kematian. MySpace
Mengapa hal ini bisa terjadi ??? 
Sesuai dengan Hukum Tekanan Dalton :
"Jumlah tekanan pada zat gas sama dengan jumlah tekanan pada zat cair."
Semakin dalam kita menyelam, tekanan udara akan semakin besar, sehingga semakin banyak jumlah nitrogen yang larut dalam darah. Kenaikan konsentrasi nitrogen dalam darah akan merangsang jaringan syaraf sehingga menimbulkan efek alkohol atau narkotik.
Mengapa di dalam tabung selam tidak seluruhnya gas oksigen ?? 
Hal ini sama dengan pertanyaan, mengapa di bumi hanya terdiri dari 20% gas oksigen ?
Karena kelarutan oksigen pun akan bertambah dengan dalamnya kita menyelam. Oksigen yang berlebihan juga akan merusak sistem syaraf utama manusia (keracunan oksigen). Pemakaian yang berlebihan akan merusak jaringan-jaringan syaraf sehingga diusahakan kadar oksigen di dalam tabung selam tidak lebih dari 20%. Oh iya, ini sebagai tambahan. Oksigen murni yang digunakan di rumah sakit untuk perihal perawatan pun tidak boleh dihirup lebih dari 2 jam. 
Sedangkan kalau gas helium, merupakan salah satu alternatif yang baik untuk menggantikan nitrogen, karena selain tidak berbau dan tidak berwarna, gas helium relatif tidak reaktif secara kimia. Hanya saja helium relatif mahal 
dan juga pemakaian yang berkepanjangan akan mengkonsumsi daya panas tubuh kita yang juga akan mengakibatkan gejala pening, rabun dan sebagainya. Tapi gejala yang ditimbulkan lebih sedikit dari gejala keracunan nitrogen.
Nah, untuk lebih jelas dan lebih lengkapnya silahkan cek di situs ini yaa MySpace
1. http://www.chem-is-try.org/tanya_pakar/mengapa_kandungan_gas_helium_dalam_tabung_untuk_menyelam_lebih_besar_daripada_oksigen/
2. http://harianjoglosemar.com/berita/menyelam-menikmati-keindahan-samudra-3510.html
3. http://regional.coremap.or.id/downloads/Fisika_Penyelaman.pdf
Sekian itu saja yang dapat saya bagi ilmunya tentang efek nitrogen pada penyelam 
Semoga bermanfaat yaa :) 

Selasa, 08 Maret 2011

Percobaan Fisika, Selasa 8 Maret 2011

Selasa, 8 Maret 2011 anak anak CS bermain basah-basahan. Tapi bermain basah-basahannya tidak rugi :D karena dapat ilmunya juga, jadi tidak ada yang protes karena terlanjur basah. Hari ini, kami percobaan fisika tentang bejana berlubang, yang berkaitan dengan Fluida Statik, Fluida Dinamis, dan Hukum Bernoulli. Alat yang kami gunakan hanya alat yang sederhana, dan bisa didapatkan di rumah masing-masing, dan kalau beruntung anda akan menemukan kupon berhadiah di dalamnya ! Alat yang sederhana ini adalah botol bekas (botol aqua, sprite, atau botol apa saja, bukan malaga -__-), lakban, cutter, gunting. Sebelumnya botol ini dilubangi dulu dari rumahnya ya, nah kebetulan botol milik sodara Vinka Meliari ini sudah dilubangi dari rumah, jadi kami hanya tinggal melakukan percobaan saja tanpa harus melubangi botolnya dengan paku yang dicucuk-cucuk.

Berikut ini adalah foto botol yang kami gunakan, dengan diameter botol yang sudah diukur, diameter lubangnya juga sudah diukur, lengkap dengan kedalaman dan ketinggiannya.
botol aqua
Percobaan yang kami lakukan adalah melihat seberapa lama dan seberapa jauh pancuran air dari lubang pada botol yang sudah dibuat. Pembukaan lubang dilakukan secara bertahap, yaitu 1 lubang, 2 lubang, 3 lubang, 4 lubang, hingga akhirnya 5 lubang (semua lubang). Berikut ini adalah foto-fotonya.
proses pengisian air
pembukaan lubang 1
pembukaan lubang 2
pembukaan lubang 3

pembukaan lubang 4
pembukaan lubang 4
pembukaan lubang 5
pembukaan lubang 5

pembukaan lubang 1 dan 2

pembukaan lubang 1 dan 3
pembukaan lubang 1 dan 4
pembukaan lubang 1 dan 5

pembukaan lubang 2 dan 3
pembukaan lubang 2 dan 4

pembukaan lubang 2 dan 5

pembukaan lubang 3 dan 5

pembukaan lubang 4 dan 5

pembukaan lubang 2, 3, dan 4
pembukaan lubang 2, 3, 4, dan 5

pembukaan semua lubang
hasil perhitungan

Itulah hasilnya percobaan kami kali ini. Terima kasih :)

Senin, 07 Maret 2011

Percobaan Fisika 2

Hari ini, kami sekelas mengulangi lagi percobaan fisika yang berkaitan dengan Hukum Archimedes dan Massa Jenis. Alat -alat yang kami gunakan dalam percobaan kali ini adalah : telur ayam mentah, telur ayam rebus, gelas, air keran, merica (merek Ladaku), vetsin (Ajinomoto), gula, asam kamal, gula jawa, garam, dan 2 sendok makan.
bahan-bahan yang digunakan
Berikut adalah tabel hasil percobaan kami tadi :

Jenis Air
Telur Ayam Mentah
Telur Ayam Rebus
Air saja
Tenggelam
Tenggelam
Air + Garam
Terapung
Melayang
Air + Gula
Tenggelam
Tenggelam
Air + Vetsin
Tenggelam
Tenggelam
Air + Merica
Tenggelam
Tenggelam
Air + Gula Jawa
Tenggelam
Tenggelam
Air + Asam Kamal
Tenggelam
Tenggelam


Berikut adalah foto-foto percobaan :
air saja
air + garam
kedua telur mengapung pada air + garam
telur mentah dalam air + garam
telur mentah dalam air + garam
air + gula

air + vetsin

air + merica
air + merica

air + gula jawa
air + gula jawa
air + asam kamal

Kamis, 03 Maret 2011

Seandainya Saya Menjadi Guru Fisika

Tidak pernah terpikirkan oleh saya bagaimana keadaannya jika saya menjadi seorang guru fisika.
Menjadi seorang guru fisika seperti guru saya Mr. Rudy Hilkya menurut saya susah-susah gampang lah :D hehe. Karena,

1. Menjadi seorang guru berarti siap untuk menghadapi segerombolan murid. Mulai dari murid yang cupu sampai murid yang menjadi ketua geng pasar :D Menghadapi kumpulan anak-anak yang begitu buaanyak tersebut memerlukan kesabaran, sabar dalam menghadapi tingkah lakunya, sabar mengajarinya, pokoknya semuanya serba sabar ! susah yaa -____-

2. Menjadi seorang guru berarti menjadi seseorang yang bepengetahuan luas, wawasannya tidak hanya terbatas pada buku pelajaran yang paling banter terbitan intan pariwara, erlangga, esis, dan laain sebagainya. Bagaimana kalau muridnya menanyakan jawaban yang tidak ada di buku ? Sangat tidak T.O.P.b.g.t kalau gurunya menjawab " saya juga tidak tau " -_________- uhdufhdufheugeugugefahfajfghgf :@ kaaaacaaauu

3. Menjadi seorang guru berarti menjadi panutan bagi murid-murid yang masih belum banyak mencicipi garam (bukan karena kurangnya pengadaan garam yang bergizi tinggi di rumah, tetapi kurang pengalaman). Seorang guru dapat menjadi inspirasi bagi murid-muridnya. " wah, bapak x ni ganteng lah :D pintar lagi, cerdas betul ! coba aku seperti beliau" , " ibu y ni sudah cantik, pintar pula lah. mau aku seperti dia "


4. Menjadi seorang guru merupakan panggilan yang mulia dalam bidang pendidikan :) Sangat beruntung rasanya kalau ada seseorang yang lebih berpengetahuan daripada kita, lebih berpengalaman daripada kita membagi ilmunya dengan kita.

Seandainya saya menjadi guru fisika, saya berharap dapat memenuhi kriteria guru idola para murid-murid, hehe.. Kalau saya menjadi guru fisika berarti saya harus menyiapkan setoples besar kesabaran, segudang pengetahuan yang sangat luas, satu rak penuh pengalaman :)

Terima kasih.

Percobaan Fisika (Hukum Archimedes dan Massa Jenis)

Hari ini, tanggal 3 maret 2011. Saya dan teman-teman Craxi Savier turun ke sekolah dalam suasana kaka kelas yang sedang tryout. Apa kita mau ikut TO juga ? Oh, jelas tidak :) kami akan melakukan percobaan yang berhubungan dengan Hukum Archimedes. Sebelum masuk ke dalam inti dari percobaan kami, saya akan membahas terlebih dahulu apa itu Hukum Archimedes.

Hukum Archimedes mengatakan bahwa " Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."


Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara, karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda memiliki berat yang sesungguhnya.

1. Terapung
Untuk dapat terapung, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih kecil daripada massa jenis air. Benda dikatakan terapung jika sebagian atau seluruh bagiannya berada di atas permukaan cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke atas, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih besar daripada gaya berat (w).

2. Melayang
Untuk dapat melayang, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis yang sama dengan massa jenis air. Benda dikatakan melayang jika seluruh bagiannya berada di dalam cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda tidak akan bergerak ke atas ataupun ke bawah (melayang) , sehingga gaya ke atas (Fa) sama dengan gaya berat (w).

3. Tenggelam
Untuk dapat tenggelam, suatu benda dalam air harus mempunyai massa jenis lebih besar daripada massa jenis air, maka benda akan mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol. Benda dikatakan tenggelam benda berada di dasar wadah atau tempat cairan. Saat benda diletakkan di dalam cairan, benda akan bergerak ke bawah sampai menyentuh dasar wadah cairan dan tetap berada di dasar, sehingga gaya ke atas (Fa) lebih kecil daripada gaya berat (w).

Pada percobaan kali ini, bahan yang kami pakai adalah :

Air, garam, gula, merica (dengan merek Ladaku), Vetsin (dengan merek Ajinomoto), gula jawa, asam kamal, minyak goreng (dengan merek NN alias no name, supaya lebih enak sebut saja minyak jelantah :D ), telur ayam mentah, telur itik rebus, sendok
alat dan bahan yang digunakan


Hasil percobaan kami adalah :

Jenis Air
Telur Ayam Mentah
Telur Itik Rebus
Air saja
Tenggelam
Tenggelam
Air + Garam
Melayang
Tenggelam
Air + Gula
Tenggelam
Tenggelam
Air + MSG (Vetsin)
Tenggelam
Tenggelam
Air + Merica
Tenggelam
Tenggelam
Air + Gula Jawa
Tenggelam
Tenggelam
Air + Asam Kamal
Tenggelam
Tenggelam
Air + Minyak Goreng
Tenggelam
Tenggelam


Fotonya :

air saja
air + garam
keadaan telur ayam mentah yang ada dalam air + garam

air + gula


air + vetsin
air + merica

air + gula jawa

air + asam kamal

air + minyak goreng
Kesimpulan dari hasil percobaan kami kali ini adalah :
Sesuai dengan Hukum Archimedes yang sudah saya jelaskan di atas, yaitu " Jika suatu benda dicelupkan ke dalam suatu zat cair, maka benda itu pun mendapat tekanan ke atas yang sama besarnya dengan beratnya zat cair yang terdesak oleh benda tersebut."
Tetapi ada pula pengaruh massa jenis dalam percobaan kali ini, terlihat saat percobaan dengan menggunakan air + garam, telur ayam yang mentah menjadi terapung. Adanya kadar garam dalam air, membuat suatu benda terapung di permukaan.
 

Louisa Gusni Maygrecia Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template