Selasa, 01 Maret 2011
Aliran Laminer dan Turbulen
A. Arus Laminer
Merupakan aliran yang jarang terjadi pada air dan
tidak begitu penting dalam aliran udara, tapi ini terjadi dalam viscosity fluida yang tinggi seperti campuran sediment dalam air, es, & lava.
Alirannya relatief mempunyai kecepatan rendah dan fluidanya bergerak sejajar (laminae) & mempunyai
batasan-batasan yang berisi aliran fluida.
Aliran laminar adalah aliran fluida tanpa arus
turbulent ( pusaran air ). Partikel fluida mengalir atau bergerak dengan bentuk garis lurus dan sejajar.
Laminer adalah ciri dari arus yang berkecepatan rendah, dan partikel sedimen dalam zona aliran
berpindah dengan menggelinding (rolling) ataupun
terangkat (saltation).
B. Arus Turbulent
Aliran acak dan mempunyai kecepatan beraneka
ragam. Aliran ini terjadi di air dan udara. Aliran ini
lebih efficient dalam mengangkut dan menjalankan
sediment karena beranekaragamnya gradient
kecepatannya. Pada arus turbulen, massa air bergerak keatas, kebawah, dan secara lateral berhubungan dengan arah arus yang umum, memindahkan massa dan momentum.
Dengan gerakan tidak beraturan seperti
itu, massa atau gumpalan fluida akan mempunyai
percepatan menyimpang yang hanya sedikit persentasinya dari kecepatan rata-rata, meskipun
begitu arus turbulen bersifat menentukan arus, sebab turbulen menjaga patikel-partikel dalam suspensi, secara konstan, seperti clay dan silt pada sungai dan pasir pada arus turbidit, atau secara berangsur, seperti pada kebanyakan butir pasir di sungai, pantai dan bukit pasir.
Turbulen mentransport partikel-partikel dengan dua
cara; dengan penambahan gaya fluida dan
penurunuan tekanan lokal ketika pusaran turbulen
bekerja padanya.
Keduanya adalah penyebab
terjadinya transportasi pasir sepanjang bawah permukaan. Di alam hampir semua mekanisme
transport pasir terjadi secara turbulen. Turbulen
terutama terjadi di sungai akibat penggerusan
sepanjang batas arus air, dan meningkat akibat
kekasaran bawah permukaan; sepanjang garis pantai dan laut penyebabnya adalah ombak, tekanan angin permukaan, dan penggerusan arus. Di udara turbulen yang membawa bekas ledakan volkanis ditransport angin.
Besarnya gerakan turbulen bervariasi dari mikro hingga makro, yang terakhir tadi sangat mudah
dilihat di sungai dengan penampakkan pusaran yang
kompleks atau dengan boil yang berbenturan dengan permukaan sungai, secara terus menerus.
Sumber : sedimentologi2b.blogspot.com/2009/12/aliran-laminar-dan-turbulen-froud.html
Merupakan aliran yang jarang terjadi pada air dan
tidak begitu penting dalam aliran udara, tapi ini terjadi dalam viscosity fluida yang tinggi seperti campuran sediment dalam air, es, & lava.
Alirannya relatief mempunyai kecepatan rendah dan fluidanya bergerak sejajar (laminae) & mempunyai
batasan-batasan yang berisi aliran fluida.
Aliran laminar adalah aliran fluida tanpa arus
turbulent ( pusaran air ). Partikel fluida mengalir atau bergerak dengan bentuk garis lurus dan sejajar.
Laminer adalah ciri dari arus yang berkecepatan rendah, dan partikel sedimen dalam zona aliran
berpindah dengan menggelinding (rolling) ataupun
terangkat (saltation).
B. Arus Turbulent
Aliran acak dan mempunyai kecepatan beraneka
ragam. Aliran ini terjadi di air dan udara. Aliran ini
lebih efficient dalam mengangkut dan menjalankan
sediment karena beranekaragamnya gradient
kecepatannya. Pada arus turbulen, massa air bergerak keatas, kebawah, dan secara lateral berhubungan dengan arah arus yang umum, memindahkan massa dan momentum.
Dengan gerakan tidak beraturan seperti
itu, massa atau gumpalan fluida akan mempunyai
percepatan menyimpang yang hanya sedikit persentasinya dari kecepatan rata-rata, meskipun
begitu arus turbulen bersifat menentukan arus, sebab turbulen menjaga patikel-partikel dalam suspensi, secara konstan, seperti clay dan silt pada sungai dan pasir pada arus turbidit, atau secara berangsur, seperti pada kebanyakan butir pasir di sungai, pantai dan bukit pasir.
Turbulen mentransport partikel-partikel dengan dua
cara; dengan penambahan gaya fluida dan
penurunuan tekanan lokal ketika pusaran turbulen
bekerja padanya.
Keduanya adalah penyebab
terjadinya transportasi pasir sepanjang bawah permukaan. Di alam hampir semua mekanisme
transport pasir terjadi secara turbulen. Turbulen
terutama terjadi di sungai akibat penggerusan
sepanjang batas arus air, dan meningkat akibat
kekasaran bawah permukaan; sepanjang garis pantai dan laut penyebabnya adalah ombak, tekanan angin permukaan, dan penggerusan arus. Di udara turbulen yang membawa bekas ledakan volkanis ditransport angin.
Besarnya gerakan turbulen bervariasi dari mikro hingga makro, yang terakhir tadi sangat mudah
dilihat di sungai dengan penampakkan pusaran yang
kompleks atau dengan boil yang berbenturan dengan permukaan sungai, secara terus menerus.
Sumber : sedimentologi2b.blogspot.com/2009/12/aliran-laminar-dan-turbulen-froud.html
Senin, 28 Februari 2011
Mengapa Saya Malas ?
Malas. Satu kata itu bercabang pada bermacam-macam kegiatan. Malas belajar, malas sekolah, malas olahraga, malas makan, malas minum, malas mandi, malas hidup, dan malas malas yang lain. Setiap orang pasti sejak oroknya punya bibit malas, yang kalau sudah besar nanti, itu disirami, dirawat, dipupuki hingga akhirnya berkembang menjadi pohon malas.
Tau tidak apa contoh malas ? Ini yaa, BASED ON TRUE STORY
" cha.. oi icha, beresin kamar "
" malas ah, besok ja lah -____- "
" kamarnya kayak kapal pecah ! kandang BABI !! "
" berarti aku babinya lah gitu -______- ?? "
" coba kalau malam tu belajar, nonton tv ja terus "
" iya tu nah, ntar dulu "
" ntar, ntar, ntar, ntar, ntar -ngeRAP- "
Malas dalam kehidupan saya bermacam-macam penyebabnya, setelah saya teliti, mungkin inilah yang menyebabkan saya malas.
1. Untuk urusan belajar, saya lebih suka mengocek hp daripada mengucek buku pelajaran -__- kalau buku pelajaran ga ada musiknya, ga ada short message service-nya, dan lain lainnya.
2. Rasa ngantuk yang menyerang tiba-tiba memang tidak sanggup dilawan. Kalau sudah ngantuk pikirannya hanya bantal, guling, tempat tidur, menutup mata dengan damai. Apa yang ada di dunia nyata sudah buyar, semua raga melayang ke taman mimpi.
3. Aktivitas yang membosankan dan menguras tenaga. Rasanya malas sekali kalau membuka buku pelajaran, apa lagi kalau pelajarannya membosankan. Membuka buku hanya untuk membaca cepat, saking cepatnya halamannya sampai keriting. Kalau untuk aktivitas yang menguras tenaga seperti olahraga, malas sekali rasanya kalau harus bermandi peluh yang bau asam, ketek basah, hhmm.. amboi baunya.
4. Perut yang lapar. Perut yang konser saat sedang beraktivitas benar benar mengacaukan sistem keseimbangan tubuh -__- karena saat lapar, yang ada di pikiran kita hanya makanan dan minuman seperti ayam goreng as KFC, nasi rames, bakso atau mie ayam, pentol, mie goreng, nasi goreng, burger, hotdog, the es, juice segar ahh.. menulisnya pun saya lapaar.
5. Tidak ada niat yang tulus untuk melakukannya. Saking tidak adanya niat dari lubuk hati terdalam, maka muncullah malas stadium akhir.
6. Satu lagi untuk soal pelajaran, sejak SD, dalam sanubari terdalam, pikiran, alam bawah sadar, dan DNA saya untuk menerapkan Sistem Kebut Semalam. Hal seperti ini membuat rasa malas untuk mengulang pelajaran setiap pulang sekolah atau setiap malam.
Itu saja yang menurut saya menimbulkan atau menyebabkan rasa malas saya :) Bagaimana dengan anda ?
Jumat, 25 Februari 2011
Perampokan Bank Kalteng
Author: Louisa Gusni
|
at:20.13.00
|
Category :
bank,
bank kalteng,
kalteng,
kalteng pos,
kejadian,
pelaku,
perampokan,
rampok
|
Sebelumnya maaf terlambat oh terlambat ..
Berita tentang perampokan ini sedang hot dan sudah dimuat di harian pagi pertama dan terbesar di Kalimantan Tengah as KALTENG POS.
Ah ! Sungguh naas Bank Kalteng dilanda kawanan perampok yang lihai ini. Dalam perampokan ini, saya memikirkan beberapa hal (menurut saya sendiri yah :D jangan dianggap serioouz)
1. Mungkinkah ada keterlibatan orang dalam ? Saya sendiri tidak tahu, bahkan di koran pun belum jelas juga apakah ada orang dalam yang terlibat. Soalnya perampoknya sungguh-sungguh cepat dalam menjalankan aksinya, hanya BEBERAPA DETIK SAJA ! eh, ada juga yang bilang dalam hitungan menit -tau ah, beda tipis aja
2. Pelakunya sudah mempelajari keadaan di sekitar Bank Kalteng. Terbukti dari pemilihan waktu yang sangat pas, yaitu saat orang sedang beristirahat. Pelaku (pelakus karena jamak, kan pelakunya ada 2 hehe) juga mengetahui persis tempat dimana penyimpanan uang berada. Tanpa basa-basi setelah pelaku turun dari mobil, mereka langsung masuk melalui pintu belakang menuju ruang teller yang saat itu dijaga oleh Mbak Yeyen. Dari pintu masuk, seorang perampok mengacungkan senjata api ke arah Mbak Yeyen, dan yang satunya menggunakan KETAPEL dengan cepat bergerak mengambil safety box yang berisikan uang sekitar kurang lebih Rp 69 juta.
3. Pelaku memang sangat memikirkan matang-matang aksinya. Terlihat dari pemilihan kostum yang digunakan oleh mas pelaku, yaitu HELM, CADAR, TOPI, dan SARUNG TANGAN. Oom perampoknya ga mau lagi pakai stocking muka, sudah tidak in lagi katanya :D
4. Senjata yang digunakan sungguh tradisional, ya KETAPEL. Ckckck, lebih bagus lagi kalau oom pakai sumpitan orang dayak jaman dahulu, manyipet kuan oloh nah ? Selain lebih merakyat, oom juga sebagai dayak sejati.
5. Pelakunya kurang kerjaaan -__- Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sebuah celana panjang kain berwarna abu-abu tergeletak di depan pintu masuk ruangan kasir. Mungkin sih niatnya untuk menghilangkan jejak, tapi ga banget gitu looh -___- masa celananya sampai dilepas. Coba kalau helmnya yang dilepas, yah jadi lebih gampang deh anda ditangkap :D
6. Menggunakan anjing pelacak mungkin ide yang bagus juga. Suruh saja anjingnya membaui celana oom perampok yang ditanggalkan di depan pintu :D
7. Apa lagi ya ? Ya sudahlah, ini hanya pendapat saya, unek-unek saya, hasil pemikiran sotoy saya, semoga kalau oom perampok membcanya tidak tersinggung yah :) Untuk para pihak berwenang, yaitu polisi, semoga kasus perampokan bank ini dapat terselesaikan dengan cepat, dan pelakunya alias oom perampok bisa ditangkap sesegera mungkin. Saya sebagai warga Palangka Raya mengharapkan kedamaian, ketentraman, dan yang baik-baik untuk kota bungas kita ini :) Dan semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran yang bermakna untuk Bapak dan Ibu sekalian.
Rabu, 20 Oktober 2010
Lari Zaman Sekarang :)
Author: Louisa Gusni
|
at:22.28.00
|
Category :
craXI savier,
fisika,
fisikarudy.com,
gusni,
lari,
louisa,
lucu,
muka,
sekarang,
zaman
|
Pagi, 19 September 2010 aku telat bangun euy -_- weleh weleh, padahal sudah kusiapkan alarm jam setengah 5 ! Tapi, begitu berbunyi ku matikan lagi :D Setelah mandi bebek yang super kilat, aku langsung berpakaian, siap-siap, sambil menunggu kedatangan yayangku :D
Sesampainya di sekolah, aku telat. Dan aku langsung berlari menuju kelas Pak Rudy Hilya. Setelah membacakan hasil penghitungan banyaknya kendaraan pada pratek yang lalu, kami langsung menuju lapangan 2. Oiya, dari kamu ada beberapa kawan-kawan yang tidak bisa ikut berlari (Ni Ketut, Nursida, Ni Ayu, Ayu Maulida, dan Rina) mereka ditugaskan untuk mencari lintasan berlari yang mulus, sepanjang 30 meter yang tidak becek, tidak ada lubang, tidak ada 'ranjau', tidak berbelok-belok, pokoknya yang muaantep lah lintasannya. Tapi ternyata -_____- oalaah lintasannya becek, lubang-lubang, jadi kalau memulai larinya harus hati-hati supaya tidak ada yang salto mendadak dan bilang "eits, gue bercanda men jatuhnya" :D
Pada saat teman-teman berlari, aku mengabadikan memori tersebut. Muka-muka kami semua lucu sangat di foto ! :D wajahnya mereng-mereng seperti tertiup angin kencang, unjuk gigi, pokoknya wajah-wajah yang sangat indah. Cekidot. (Hanya sedikit gambar yang saya masukkan, karena foto besar ukurannya)
ENERGI KU \m/
Author: Louisa Gusni
|
at:22.10.00
|
Category :
craXI savier,
energi,
fisikarudy.com,
joule,
kalori,
lemak,
makanan,
watt
|
Berkaitan dengan pelajaran Usaha dan Energi, kami anak-anak craXI savier diberi tugas oleh Pak Rudy Hilkya untuk mendata apa saja kegiatan kami sehari-hari, serta energi yang digunakan. Setelah aku hitung-hitung, ternyata dari makanan, lebih tepatnya cemilan menghasilkan banyak kalori, dan tidak sebanding dengan energi yang aku keluarkan untuk kegiatan sehari-hari. Kupikir-pikir semua sisa kalori yang tidak aku pakai itu berlari menuju tempat yang 'asoy' untuk mereka berdiam diri. Well, -.-'' bisa dibilang juga menumpuk lemak. Kalau dilihat, badanku memang tidak gemuk, sadang ih ampie te. Tapi tak bisa kupungkiri, memang kalori-kalori yang kubilang menumpuk tadi menjadi lemak yang tak terlihat :D Oke, gak papa. Ideal saja.
| Asupan Makanan Sehari-Hari | Energi yang Diterima (kilo-kalori) |
| Karbohidrat = 690,5 gram | 2831,05 |
| Glukosa = 53,5 gram | 200,09 |
| Tepung (flour) = 17 gram | 71,06 |
| Lemak (Fat) = 143, 25 gram | 1332,23 |
| Protein = 211 gram | 865,1 |
| JUMLAH | 5299,53 |
| Aktivitas Saya | Energi yang Diperlukan Untuk Beraktivitas (kilo-kalori) | Joule | Watt (Joule/Sekon) |
| Tidur | 324,96 | 1358333 | 47,16 |
| Mandi x 2 | 90,70 | 379145,2 | 157,98 |
| Siap-siap (Berpakaian) x 2 | 90,70 | 379145,2 | 157,98 |
| Makan x 1 | 44,68 | 186743,2 | 155,62 |
| Berjalan | 89,35 | 373500,1 | 311,25 |
| Olahraga Pemanasan | 67,69 | 282954,7 | 314,39 |
| Main Bola | 135,39 | 565909,3 | 314,39 |
| Duduk Tegak (di Motor, Istirahat, Belajar) | 896,89 | 3749011 | 78,60 |
| | 1740,37 | 7274741 | 1537,37 |
Minggu, 10 Oktober 2010
Pegas = Wahana Gratis SMADA
Author: Louisa Gusni
|
at:13.33.00
|
Category :
belajar,
bergelantungan,
fisika,
fisikarudy.com,
konstanta,
pegas,
percobaan,
sman 2
|
Ayo dicoba - dicoba naik pegas :D jangan takut mumpung gratis, ga bayar. Yup ! itulah kegiatan kami pada hari Selasa, 5 Oktober 2010 yang lalu. Tapi, kegiatan kami kali ini agak berbeda. Kami bergelantungan di pegas dengan posisi kaki dikaitkan di kayu pegas dan kemudian DIKUNCI. Percobaan kami kali ini bertujuan untuk menentukan konstanta pegas berdasarkan periode getaran pegas, jadi kami bergelantungannya sekitar 9 - 12 detik, dengan banyak ayunan 10.
Kegiatan kami ini diawali dengan menimbang berat badan kembali, waaaahh ~~ ternyata bobot badan anak - anak craXI savier ada yang pada naik 1 kg -.-" tapi ada juga teman - teman yang berat badannya tetap. Setelah selesai menimbang, percobaan pertama adalah Mr. Hmmmm (Eco) untuk bergelantungan di pegas. Ayo dilihat dulu foto - fotonya.
AKU KEREN ! :D
Senin, 04 Oktober 2010
Percobaan Pegas XI IA 4 (II)
Author: Louisa Gusni
|
at:21.40.00
|
Category :
bergantung,
fisikarudy.com,
konstanta,
palangka raya,
pegas,
percobaan,
praktek,
sman 2
|
Hari ini, 4 - Oktober - 2010, kami melakukan percobaan pegas lagi bersama Pak Rudy :) setelah sebelumnya kami menggunaka pegas tunggal dan pegas paralel yang terdiri dari 2 pegas. Kali ini kami memakai pegas paralel yang terdiri dari 3 pegas. Semua - mulai dari berat badan paling rendah sampai yang paling berat - bergelantungan di pegas ini. Dimulai dari Vinka Meliari sampai Syaldie Khairi. Ini dia sebagian foto-fotonya.





Kali ini, saya memberikan link videonya. Maaf kalau kualitas videonya jelek, dan ceket-ceket :(
Lain waktu akan saya perbaiki :) Terima kasih.
Langganan:
Postingan (Atom)
